Thursday, September 27, 2012

Jumlah Hutang Bakrie & Brothers Dan Perusahaan Afiliasinya Tahun 2012


Wow utang Bakrie Rp 21,4 triliun dan US$ 5,7 miliar.. Utang rupiah 10 perusahaan terafiliasi dgn Bakrie Brothers hingga kuartal 1 2012 mencapai Rp 21,4 triliun. Lembaga analis independen Kata Data mencatat, utang jatuh tempo pada 2012 sebesar Rp 7,1 triliun. Adapun utang dalam dolar mencapai US$ 5,7 miliar dan jatuh tempo pada 2012 sebesar US$ 275 juta.

Bakrie berisiko gagal bayar atas utang2nya itu. Hal ini disebabkan penurunan tajam harga batubara dunia. Harga batubara merosot dari kisaran US$ 140 /ton pada awal 2011 menjadi di bawah US$ 90 per ton. Aset tiga perusahaan Bakrie (pemilik utang terbesar) batubara. Menurut laporan keuangan kuartal 1 2012, ada tiga perusahaan Bakrie dengan utang terbesar.

1.      Bakrie and Brothers, Tbk memiliki total utang Rp 8,6 triliun dengan total jatuh tempo 2012 Rp 2,3 triliun.
2.      Bumi Resources Tbk tercatat berhutang US$ 3,69 miliar dengan total jatuh tempo pada 2012 US$ 62 juta.
3.      Bumi Resources Mineral, Tbk berhutang US$ 295 miliar dengan total jatuh tempo US$ 12 juta. 

Tingginya rasio utang membuat harga saham perusahaan Grup Bakrie di Bursa Jkt & London terus tertekan sejak awal 2011. Kata Data mencatat PT Bumi Resources, tbk turun sebanyak 77 persen dan PT Bakrie and Brothers turun 29 persen. Sementara itu, harga saham Bumi Plc. di London merosot 74 persen, dan PT Bumi Resources Mineral Tbk sebesar 36 persen. Bakrie tlh bbrp kali menghadapi ancaman default. Pd 2011, Bakrie melakukan pembayaran sebagian dr total utang $1,35 miliar. Utk bayar sebagian utang 2011 itu, Bakrie menjual separuh kepemilikan Bumi ke Borneo Lumbung Energi dan Metal. Pada 2012, Credit Suisse Group meminta Bakrie Group membayar US$ 100 juta. Tambahan jaminan (top up), setelah nilai saham Bumi Plc yg dijadikan jaminan untuk pinjaman Bakrie anjlok di bursa London. Total utang ke Credit Suisse yang tersisa sebesar US$ 440 juta. 

Berikut daftar utang-utang yang dimiliki oleh Bakrie dengan jatuh tempo tahun 2012 bersama afiliasinya:
1.         Bakrie & Brothers mencapai Rp 5,4 triliun.
2.         Bumi Resources USD 638 juta (Rp 6,38 triliun). 
3.         Bakrieland Development Rp 17,707 triliun. 
4.         Energi Mega Persada Rp 11,215 triliun. 
5.         Bakrie Sumatera Plantations Rp 9,644 triliun.
6.         Bakrie Telecom Rp 7,844 triliun. 
7.         Bumi Resources Minerals Rp 3,338 triliun. 
8.         Berau Coal Energy Rp 1,535 triliun. 
9.         Visi Media Asia Rp 822,276 miliar. 
10.     Darma Henwa Rp 406,165 miliar. 

No comments:

Post a Comment